Terkadang Saya Ingin Menyerah

Assalamualaikum Wr Wb.

Dah beberapa minggu saya tidak update blog ini, tetapi alhamdulilah ada juga orang-orang yang berkunjung atau mungkin lebih tepatnya nyasar kali yah. Tapi yang jelas, saya berterima kasih atas kunjungan kalian.

menyerahBaik, tulisan berikut ini berisikan hal-hal yang menjadi ketakutan saya dalam kehidupan saya kedepannya, dan saking takutnya, saya terkadang ingin menyerah menjalaninya.

Mungkin tidak sedikit diantara kita yang memiliki ketakutan akan kegagalan, mengecewakan orang lain apalagi orang tua, takut tidak bisa menjalankan amanah, dan takut tidak bisa membahagiakan orang tua yang telah membiayai kita dari kecil.

Inilah hal-hal yang menjadi ketakutan saya selama ini, apalagi ketakutan mengenai apakah saya bisa membahagiakan orang tua saya kelak, beh jangan bertanya berapa kali saya memikirkan hal ini setiap hari.

Diumur yang sudah tergolong tidak anak-anak lagi, saya semakin memikirkan tanggung jawab saya, khususnya karena saya anak pertama yang pastinya wajib menjadi tulang punggung kedua keluarga. Terlebih saya memiliki 3 orang adik, yang masih sangat kecil dan pastinya masih membutuhkan biaya yang cukup besar kedepannya.

Menjadi anak pertama memang memiliki kewajiban yang lebih dibanding anak kedua ataupun anak ketiga. Bagaimana tidak, mau atau tidak mau, kita dituntut untuk kebih cepat menjadi sosok yang dewasa untuk memahami kondisi dalam keluarga kita. Dan biasanya, anak pertama itulah yang wajib menjadi teladan bagi adik-adiknya. Jadi sebisa mungkin saya akan menjadi kakak yang baik..amin..

Kembali pada ketakutan saya...

Wajar saja mungkin kalau saya mengalami ketakutan seperti yang telah saya sebutkan diatas, seperti takut tidak bisa membahagiakan orang tua, takut tidak bisa memenuhi amanah, dan pastinya takut menemui kegagalan di masa mendatang. Mengapa saya mengatakan demikian, karena saya mengetahui bahwa saya ini adalah manusia yang tidak terlalu pintar, pengetahuan saya masih sangat minim, pengalaman saya terlebih bisa dibilang dalam dunia kerja, tidak ada.

Jadi apa kiranya yang bisa saya andalkan untuk kehidupan kedepannya nanti ?.

Pertanyaan yang paling sering muncul di benak saya adalah, apakah saya bisa mendapatkan pekerjaan sehingga nantinya saya bisa membahagiakan dan membalas segala kebaikan orang tua saya..?

Jujur saja, dengan melihat kemampuan yang saya miliki, saya terkadang merasa ingin menyerah terhadap kehidupan ini, terkadang saya tidak ingin lagi menyiksa orang tua saya dengan berbagai biaya yang mereka keluarkan untuk kepentingan kuliahku. Yah, bisikan-bisakan setan itu yang terkadang masuk kedalam telingaku.

Namun ketika saya melihat usaha orang tua saya, keinginan mereka untuk menjadikan kami semua anak yang bermanfaat dan bisa di banggakan, membuat saya menjadi lebih bersemangat lagi dalam menjalani kehidupan ini. Pelajaran hidup yang mereka berikan membuat saya lebih memahami arti kehidupan saya ini. Pelajaran hidup yang tak bisa saya dapatkan dibangku kuliah.

Terakhir, yang ingin saya katakan ialah...

Tidak ada gunanya duduk terdiam dan maratapi apa yang sudah kita dapat sejauh ini. Berdiri dan melangkah maju serta memperbaiki kesalahan di masa lalu adalah hal terbaik yang wajib saya lakukan kedepannya.

Dan yang terpenting ialah...
Setiap manusia pasti memiliki ketakutannya sendiri, namun hanya ada beberapa manusia yang berhasil mengalahkan ketakutannya dan berjalan melaluinya.
Dymitra Liandy

Semoga kedepannya, Allah  swt menjadikan kita lebih semangat lagi dalam menjalani kehidupan kita ini. Tidak cocok memang kalau kita hanya duduk diatas sejadah dan hanya berdoa beribu-ribu kali tanpa bertindak.

Makasih dan Assalamualaikum Wr Wb.

28 Komentar:

  1. Itu sangat wajar, Kita terkadang ingin menyerah jika apa yang ingin kita lakukan tidak tercapai sesuai dengan apa yang telah kita kerjakan.

    BalasHapus
  2. @Nurul Imam:mungkin kedepannya harus lebih berusaha lagi :D

    makasih atas kunjungannya..

    BalasHapus
  3. jangan pernah takut untuk berimprovisasi mas. selama ada niat dan kerja keras saya pikir pasti akan ada hasil yang kita ambil. Namun tetap dukungan do'a itu penting, karena dengan doa kita akan mendapat sebuah harapan. dan lewat harapan itulah kita akan berjuang untuk meraih semua impian kita

    semangat mas. masih muda, jadi harus banyak pula berkarya. Tak selamanya berbakti harus kita maknai dengan memberi materi pada orang tua kita. Tapi berguna bagi siapa saja, saya kira orang tua kita akan bangga dan itulah sebenar-benarnya berbakti

    BalasHapus
  4. Itu sih hal yang wajar mas,tapi hal yang wajar itu jangan sampai membuat kita benar-benar menyerah dan terpuruk...Semangat

    BalasHapus
  5. yah sabar dan berusaha kelak pasti bisa membahagiakan Ortu kita amin

    BalasHapus
  6. @Lozz Akbar:betul apa yang mas katakan, bermanfaat bagi orang lain juga tentu akan membuat orang tua kita bangga..

    @riez:mank semangat g boleh mati yah..

    @Zh!nTho:iya mas..makasih..
    blogzinex makin keren aja neh mas..

    BalasHapus
  7. Jalani hidup dengan enjoy mas. Susah senangnya, itulah warna kehidupan.
    Terus berusaha dan berdo'a. Tuhan selalu adil, Tuhan selalu mendengar do'a umatnya. Kenapa kita harus takut dan menyerah? Teruslah berusaha.

    Jangan lupa untuk ingat orang lain. Sedekah dan berbagilah..

    Salam,

    Danu Akbar.

    BalasHapus
  8. @Danu Akbar:iya mbak..makasih banyak..

    @EnnyLaw:kayak iklan rokok neh, enjoy aja :D...

    tapi betul juga apa yang anda bilang..

    Tuhan itu maha adil..

    BalasHapus
  9. With matters of the heart, Life is much too short to while away with tears..

    BalasHapus
  10. @Endy: Masa saya dipanggil mbak? :(

    BalasHapus
  11. @Danu Akbar:heheh..maaf mas Danu..
    oh iya, blognya mantap dan penghasilannya juga mantap....jadi ngiri :D

    BalasHapus
  12. rasa kyk gitu pasti lah tiap manusia mengalami kekhawatiran, tapi yaa.. yg penting terus fokus aja, asal jgn terlalu dipaksakan yg malah justru bisa berakibat ngga baik, ehehe...

    BalasHapus
  13. @Ladida Cafe:makasih mas...kalau mengenai dipaksakan atau tidak, saya g bisa membedakannya mas..

    makasih dah berkunjung..

    BalasHapus
  14. Siapapun manusianya pasti punya rasa jenuh yang akhirnya menimbulkan rasa menyerah. Jadi, hilangkan jenuh dengan aktifitas lain. Ada banyak cara ko' :D

    BalasHapus
  15. @Kaget:makasih atas sarannya..
    mungkin mank saya harus cari kesibukan yang lain..

    BalasHapus
  16. @Endy: Bukan hanya beusaha, Tapi juga harus berani mencoba. hehehe sama sama

    BalasHapus
  17. nice blog bang endi :-)
    saya cuka cerita-cerita bang endi.

    Semangat.

    BalasHapus
  18. @Andra Permana:makasih banyak mas..

    semangat :D

    BalasHapus
  19. Ketakutan saya... apa ya? Laba-laba?

    Tentu saya takur berbuat dosa pada Allah... itu saja.

    Hidup ini saya nikmati aja. :)

    BalasHapus
  20. @Asop:hahaha...
    Betul bang, hidup ini mank harus dinikmati....

    BalasHapus
  21. takut itu wajar...
    setiap orang setiap kalangan pasti bakal menemukan hal yang dia takuti dalam hidup ini
    tinggal bener kaya om tadi, ketakutan itu harus dilawan
    karena "biasanya ketakutan yang dilawan itu membuat hilang ketakutan itu sendiri"
    tapi
    orang yang kabur dari 'ketakutannya' justru yang seumur hidupnya akan dikejar-kejar terus oleh takutnya dan ga akan pernah sembuh sebelum ketakutan itu dia coba

    BalasHapus
  22. @buku dakwah:ketakutan memang harus dihadapi, meskipun karena pada dasarnya takut muncul karena kita tidak berani mencoba apa yang kita takutkan untuk diselesaikan..

    BalasHapus
  23. Saya Amat Suka Postingan yang ini =)

    BalasHapus
  24. @Trisna Ranjes:makasih mas atas apresiasinya..

    alhamdulilah:D

    BalasHapus
  25. JANGAN MENYERAH!

    yah jangan menyerah,
    saya pun sering bertanya gmana nantinya saya?
    rasa ketakutan seperti itu pun "selalu" ada walau saya adalah anak bungsu, tapi saya tidak berputus asa dan menyerah, saya justru belajar, belajar dan belajar untuk melawan ketakukan itu..
    dan untuk memastikan kebahagiaan itu milik kita.

    so, semangatlah, terus berjuang sampai ketakutan itu hilang. =)

    BalasHapus
  26. @Rachiel ::makasih banyak Rachiel,,benar-benar menambah semangat neh....skali lagi makasih makasih banyak yah Sob..

    BalasHapus


Ingin mengikuti artikel Pensil Endy, & mendapatkan update terbaru langsung
Klik untuk Kompas Dunia Maya. Peta Online dan Jasa Pembuatan Toko Online