Ingin Mendorong Gerobak Bakso?

belajar
Assalamualaikum Wr. Wb.

Mendorong Gerobak Bakso, wah maksudnya apaan neh, kok ada gerobak bakso segala. Anda pasti bingung, karena saya saja yang menulis juga ikut bingung. Dari pada jadi tambah bingung, lebih baik Anda simak maksud dari Mendorong Gerobak Bakso.

Waktu tepat menunjukkan pukul 11.30 malam, suasana kota Makassar sudah mulai tenang dan damai. ditengah ketenangan itu, masih banyak para pengemudi motor yang melaju motornya dengan sangat kencang. Namun yang menjadi perhatian saya disini ialah 2 buah penjual bakso. 1 gerobak bakso dibawa oleh seorang bapak-bapak yang cukup kelihatan tua dan satu lagi seorang anak kecil yang umurnya saya perkirakan masih 13 tahun.

Mungkin dibenak anda bertanya, mengapa ini menjadi perhatian saya?

Ini menjadi perhatian saya dan seperti halnya pada artikel saya yang sebelumnya mengenai Pengangkat Sayur karena ketika melihat anak yang masih kecil yang perbedaan umurnya sangat jauh dibanding saya, sudah bisa mendorong gerobak bakso dan membantu keluarganya mencari uang dan tanpa rasa malu atau gengsi sedikitpun, saya seketika merasa malu. Karena dibanding anak kecil yang mendorong gerobak bakso untuk dapat membantu keluarganya, saya tidak ada apa-apanya.

Keikhlasan dan ketabahan merupakan pelajaran yang dapat kita petik dari dia, kesabarannya dan sikapnya yang tanpa rasa malu mendorong gerobak bakso adalah merupakan hal yang sangat sulit bagi kebanyakan remaja atau bahkan orang dewasa sekalipun.

Karena kebanyakan orang hanya ingin bekerja yang tenang, suasanaya enak dan penghasilannya besar, mereka bahkan sangat malu melakukan pekerjaan-pekerjaan seperti ini.

Ada pula tipe-tipe orang yang hanya bersantai, hanya meminta dan hanya mengharapkan belas kasih dari orang lain, atau hanya berharap kepada harta kedua orang tuanya, tanpa sekalipun berpikir untuk bekerja, terlebih untuk membantu orang tuanya.

Dibanding dengan Anak yang Mendorong Gerobak Bakso tadi, orang-orang seperti diatas tidaklah ada apa-apanya, meskipun dari satu sisi, kita hanya melihat bahwa ia hanya penjual bakso, tetapi kalau kita lihat dari sisi lain, ia adalah seorang anak yang dengan ikhlas dan dengan kerja keras ingin membantu orang tuanya.

Sikap bagaimanakah yang menurut Allah swt lebih mulia?

Tentunya anda sudah dapat menilainya..

Maka dari itu, saya hanya ingin membagi apa yang malam ajarkan kepada saya mengenai Anak yang Mendorong Gerobak Bakso ialah,

bahwa apapun pekerjaannya, bagaimanapun penampilannya, sebuah pekerjaan apabila kita kerjakan dengan niat yang baik dan disertai dengan keikhlasan, serta kesabaran. Saya sangat yakin, bahwa pekerjaan itu pasti akan mendatangkan kebaikan bagi anda dan keluarga anda. Dan yang terpenting juga ialah, jangan selalu berpangku tangan kepada orang tua kita, usahakan secepatnya untuk membantu orang tua dan membahagiakan mereka.

Jadi saya ingin bertanya kepada anda,

Apakah Anda Ingin Mendorong Gerobak Bakso?

1 Komentar:

  1. Setiap pekerjaan memang ada kemuliaannya mas...

    BalasHapus


Ingin mengikuti artikel Pensil Endy, & mendapatkan update terbaru langsung
Klik untuk Kompas Dunia Maya. Peta Online dan Jasa Pembuatan Toko Online